<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>SiapaBilang.com &#187; Lingkungan, Kependudukan, Perumahan dan Pariwisata</title>
	<atom:link href="http://www.siapabilang.com/pers/category/lingkungan-perumahan-dan-pariwisata/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.siapabilang.com/pers</link>
	<description>Approved Everything Here</description>
	<lastBuildDate>Fri, 10 Feb 2012 10:05:23 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
<image>
<title>SiapaBilang.com</title>
<url></url>
<link>http://www.siapabilang.com/pers</link>
<width></width>
<height></height>
<description>get_bloginfo('description')</description>
</image>		<item>
		<title>Ikan Hiu Terdampar</title>
		<link>http://www.siapabilang.com/pers/2012/02/08/ikan-hiu-terdampar/</link>
		<comments>http://www.siapabilang.com/pers/2012/02/08/ikan-hiu-terdampar/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 Feb 2012 03:32:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>viny</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lingkungan, Kependudukan, Perumahan dan Pariwisata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.siapabilang.com/pers/?p=9974</guid>
		<description><![CDATA[SiapaBilang-Feb 08 2012 Residents gather as a whale shark is pulled from the water by cranes after it was found dead at Karachi&#8217;s fish harbor February 7, 2012. A giant whale shark washed ashore near Karachi fisheries harbor on Tuesday and was sold for 1.7 million PKR ($18,758), local media reported. REUTERS/Akhtar Soomro (PAKISTAN &#8211; [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.siapabilang.com/pers/2012/02/08/ikan-hiu-terdampar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ratusan ribu nelayan berhenti melaut</title>
		<link>http://www.siapabilang.com/pers/2012/02/04/ratusan-ribu-nelayan-berhenti-melaut/</link>
		<comments>http://www.siapabilang.com/pers/2012/02/04/ratusan-ribu-nelayan-berhenti-melaut/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 04 Feb 2012 15:26:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>viny</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lingkungan, Kependudukan, Perumahan dan Pariwisata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.siapabilang.com/pers/?p=9964</guid>
		<description><![CDATA[SiapaBilang-February 04 2012 Ratusan ribu nelayan tradisional di berbagai daerah tidak melaut akibat gelombang tinggi yang terjadi di perairan Indonesia selama satu bulan terakhir. Kondisi cuaca buruk memukul perekonomian nelayan tradisional yang selama ini mengandalkan hasil penjualan ikan sebagai mata pencaharian. Wakil sekjen Kontak Tani dan Nelayan Andalan Indonesia Sahruna Fauzi menyatakan para nelayan ini [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.siapabilang.com/pers/2012/02/04/ratusan-ribu-nelayan-berhenti-melaut/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tengkorak Namibia pulang dari Jerman</title>
		<link>http://www.siapabilang.com/pers/2011/10/05/tengkorak-namibia-pulang-dari-jerman/</link>
		<comments>http://www.siapabilang.com/pers/2011/10/05/tengkorak-namibia-pulang-dari-jerman/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 05 Oct 2011 05:20:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>viny</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lingkungan, Kependudukan, Perumahan dan Pariwisata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.siapabilang.com/pers/?p=9919</guid>
		<description><![CDATA[SiapaBilang-October 5 2011 Ratusan warga Namibia menyambut kepulangan 20 tengkorak nenek moyang mereka yang dibawa ke Jerman lebih dari satu abad lalu. Dengan menggunakan pakaian adat, para pria menunggang kuda dan meneriakkan pekik perang sementara para wanita menangis tersedu-sedu saat pesawat yang membawa tengkorak mendarat di ibukota Windhoek, ketika matahari terbit. Tengkorak ini diyakini terdiri [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.siapabilang.com/pers/2011/10/05/tengkorak-namibia-pulang-dari-jerman/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Filipina bersihkan dampak topan</title>
		<link>http://www.siapabilang.com/pers/2011/09/28/filipina-bersihkan-dampak-topan/</link>
		<comments>http://www.siapabilang.com/pers/2011/09/28/filipina-bersihkan-dampak-topan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Sep 2011 13:48:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>viny</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lingkungan, Kependudukan, Perumahan dan Pariwisata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.siapabilang.com/pers/?p=9905</guid>
		<description><![CDATA[SiapaBilang-September 28 2011 Pihak berwenang bersama warga Filipina melakukan pembersihan dampak topan Nesat yang menerjang ibukota dan Pulau Luzon. Topan menewaskan sedikitnya 18 orang dan menyebabkan 35 orang hilang sejauh ini. Para petugas menyingkirkan pohon-pohon tumbang, reruntuhan dan mobil rusak dari jalan. Seorang pejabat pertahanan Benito Ramos mengatakan petugas juga memperbaiki dan membersihkan 61 jaringan [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.siapabilang.com/pers/2011/09/28/filipina-bersihkan-dampak-topan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Debu beracun serang 18.000 orang</title>
		<link>http://www.siapabilang.com/pers/2011/09/13/debu-beracun-serang-18-000-orang/</link>
		<comments>http://www.siapabilang.com/pers/2011/09/13/debu-beracun-serang-18-000-orang/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Sep 2011 12:30:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>viny</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lingkungan, Kependudukan, Perumahan dan Pariwisata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.siapabilang.com/pers/?p=9885</guid>
		<description><![CDATA[SiapaBilang-September 13 2011 Lebih dari 18.000 orang menderita sakit terkait dengan debu dari ambruknya menara World Trade Center tanggal 11 September 2001. Angka ini muncul dari program 9/11 pemerintah AS untuk pengawasan dan perawatan bagi pekerja darurat, relawan dan penduduk setempat. Penyakit yang umum terjadi berhubungan dengan gangguan saluran pernafasan termasuk ashma dan sinusitis. Namun [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.siapabilang.com/pers/2011/09/13/debu-beracun-serang-18-000-orang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sampah angkasa capai tahap berbahaya</title>
		<link>http://www.siapabilang.com/pers/2011/09/03/sampah-angkasa-capai-tahap-berbahaya/</link>
		<comments>http://www.siapabilang.com/pers/2011/09/03/sampah-angkasa-capai-tahap-berbahaya/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 03 Sep 2011 04:42:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>viny</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lingkungan, Kependudukan, Perumahan dan Pariwisata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.siapabilang.com/pers/?p=9833</guid>
		<description><![CDATA[SiapaBilang-September 03 2011 Para ahli di Amerika Serikat memperingatkan NASA bahwa jumlah sampah angkasa di orbit Bumi telah mencapai tahap yang membahayakan. Laporan yang disiapkan Dewan Riset Nasional menyebutkan sampah tersebut bisa menyebabkan kebocoran di wahana antariksa atau menghancurkan satelit. &#8220;Jumlah sampah yang mengorbit Bumi dinilai bisa saling bertabrakan, yang pada gilirannya akan menambah jumlah [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.siapabilang.com/pers/2011/09/03/sampah-angkasa-capai-tahap-berbahaya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Populasi &#8220;Botswana Wildebeest&#8221; Turun Hampir 90 Persen</title>
		<link>http://www.siapabilang.com/pers/2011/07/27/populasi-botswana-wildebeest-turun-hampir-90-persen/</link>
		<comments>http://www.siapabilang.com/pers/2011/07/27/populasi-botswana-wildebeest-turun-hampir-90-persen/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 Jul 2011 04:30:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fina</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lingkungan, Kependudukan, Perumahan dan Pariwisata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.siapabilang.com/pers/?p=9733</guid>
		<description><![CDATA[SiapaBilang &#8212; Rabu, 27 Juli 2011 Garborone &#8211; Populasi rusa kutub di Botswana (Botswana Wildebeest) telah merosot sampai hampir 90 persen akibat banyak penyebab termasuk penggunaan lahan, pemecahan habitat, perubahan tumbuh-tumbuhan, penjagaan dari penyakit hewan, kebakaran dan perburuan liar. Satu studi baru-baru ini oleh Elephant Without Borders (EWB), organisasi amal yang mendedikasikan diri untuk memelihara [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.siapabilang.com/pers/2011/07/27/populasi-botswana-wildebeest-turun-hampir-90-persen/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menteri LH Dijadwalkan Cek Pencemaran DAS Bengkulu</title>
		<link>http://www.siapabilang.com/pers/2011/07/27/menteri-lh-dijadwalkan-cek-pencemaran-das-bengkulu/</link>
		<comments>http://www.siapabilang.com/pers/2011/07/27/menteri-lh-dijadwalkan-cek-pencemaran-das-bengkulu/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 Jul 2011 04:25:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fina</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lingkungan, Kependudukan, Perumahan dan Pariwisata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.siapabilang.com/pers/?p=9731</guid>
		<description><![CDATA[SiapaBilang &#8212; Rabu, 27 Juli 2011 Bengkulu &#8211; Jika tidak ada halangan 1 Agustus 2011 Menteri Lingkungan Hidup, Gusti Muhammad Hatta akan datang langsung ke daerah aliran sungai (DAS) Bengkulu untuk mengecek kebenaran laporan pencemaran dari Pemprov Bengkulu. &#8220;Tanggal 1 Agustus nanti kami mengambil sampel yang kedua kalinya di DAS tersebut, pengambilan dilakukan di kawasan [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.siapabilang.com/pers/2011/07/27/menteri-lh-dijadwalkan-cek-pencemaran-das-bengkulu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bali Galungan, Sampah pun Menggunung</title>
		<link>http://www.siapabilang.com/pers/2011/07/07/bali-galungan-sampah-pun-menggunung/</link>
		<comments>http://www.siapabilang.com/pers/2011/07/07/bali-galungan-sampah-pun-menggunung/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 07 Jul 2011 04:04:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fina</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lingkungan, Kependudukan, Perumahan dan Pariwisata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.siapabilang.com/pers/?p=9708</guid>
		<description><![CDATA[SiapaBilang &#8212; Kamis, 7 Juli 2011 Denpasar &#8211; Pejabat Dinas Pertamanan dan Kebersihan Kota Denpasar mengatakan sampah yang diproduksi warga ibu kota Provinsi Bali itu saat Hari Raya Galungan Rabu (6/17) meningkat drastis mencapai sekitar 3.500 meter kubik. &#8220;Pada hari biasa jumlah sampah yang diproduksi warga kita rata-rata per harinya 3.000 meter kubik, berarti saat [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.siapabilang.com/pers/2011/07/07/bali-galungan-sampah-pun-menggunung/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Warga Merapi Bangun Rumah Di Zona Bahaya</title>
		<link>http://www.siapabilang.com/pers/2011/07/07/warga-merapi-bangun-rumah-di-zona-bahaya/</link>
		<comments>http://www.siapabilang.com/pers/2011/07/07/warga-merapi-bangun-rumah-di-zona-bahaya/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 07 Jul 2011 03:58:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fina</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lingkungan, Kependudukan, Perumahan dan Pariwisata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.siapabilang.com/pers/?p=9705</guid>
		<description><![CDATA[SiapaBilang &#8212; Kamis, 7 Juli 2011 Klaten &#8211; Sejumlah warga lereng Gunung Merapi di Desa Balerante, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, nekat membangun rumah permanen di zona bahaya bekas terdampak letusan Merapi 2010, dan diperkirakan akan berdiri dalam waktu seminggu kedepan. Nurdianto, warga Dusun Sukorejo, Desa Balerante yang sedang membangun rumah permanen di atas [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.siapabilang.com/pers/2011/07/07/warga-merapi-bangun-rumah-di-zona-bahaya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

