SiapaBilang — Jumat, 27 Agustus 2010
Hipoglikemi atau kadar gula darah yang terlalu rendah, dapat terjadi pada diabetesi yang mendapat obat penurun gula darah golongan sulfoniluera atau pun insulin. Setiap pengidap diabetes yang menjalani puasa harus mengenali gejalanya.
Bila tidak diatasi, hipoglikemi bisa membahayakan nyawa. “Kondisi hipoglikemi terjadi bila makan terlambat atau melakukan aktivitas berat tanpa pengurangan jumlah obat,” papar Sri Hartini. Pada kondisi hipoglikemi berat atau gula darah kurang dari 35 mg/dl, dapat timbul kejang, hipotermia (suhu badan rendah), koma, bahkan kematian.
“Karena itu segera batalkan puasa jika sudah ada gejala hipoglikemi. Jangan berpikir sebentar lagi sudah waktunya buka, toh puasa yang batal itu dapat dibayar lain kali. Yang penting selamatkan dulu hidup kita,” urai dokter yang menulis buku Diabetes? Siapa Takut!! ini.
Sumber: kompas.com










