|
|
|
|
VIVAnews – Pemerintah Kota Jakarta Selatan memantau seluruh pohon yang telah ditanam dalam dua tahun terakhir menggunakan Global Positioning System (GPS). Hal ini dilakukan agar memudahkan dalam memantau perkembangan pohon.
“Telah ditandai mulai dari tingkat RT hingga tingkat kota,” ujar Walikota Jakarta Selatan, Syahrul Effendi, saat melakukan penanaman pohon di Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu 20 Juni 2010, kemarin.
Pohon itu dapat dipantau melalui internet agar bila ada pohon yang mati akan mudah diketahui. Metode menandai pohon dengan GPS terbilang baru dan pertama kali dilakukan di Jakarta dan Pemkot Jakarta Selatan menjadi pionernya.
Selama dua tahun terakhir, Pemerintah Kota Jakarta Selatan telah menanam sekitar 141.998 pohon, dengan tingkat kematian hanya lima persen.
Seluruh pohon tersebut dirawat dengan menggunakan dana dari sumbangan masyarakat. Seperti dalam bentuk uang, tenaga, dan pupuk.
Sementara, Wakil Gubernur DKI Jakarta Prijanto meminta kepada masyarakat yang masih peduli dengan penghijaun bisa melakukan perawatan terhadap pohon-pohon yang telah ditanam selama ini.
“Kita jaga mereka dan jangan hanya menanam saja,” ujarnya.
Selain itu, untuk kembali menghijaukan Jakarta Pemprov DKI juga terus melakukan pengembangan Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang ditempatkan diseluruh wilayah Jakarta.(np)
• VIVAnews










