Friday February 10th 2012

Boediono: Jabatan Wapres Sudah Garis Tangan

SiapaBilang-May 26 2010

Ketika masih aktif di pemerintahan, Boediono tetap jadi dosen.

VIVAnews – Wakil Presiden Boediono mengatakan dunianya adalah dunia pendidikan. Namun, mengapa dia sampai mau jadi wakil presiden?

“Saya salah arah,” kata Boediono dalam sambutan Dialog Wapres dengan Perwakilan Pelajar SMA/SMK dan SMP di SMA Negeri 1 Denpasar, Bali, Rabu 25 Mei 2010.

Kendati mengaku salah arah, Boediono menganggap bahwa keputusan yang diambil menjadi wapres sudah jadi garisan tangannya.
Sebelum masuk ke dunia pemerintahan, Boediono merupakan pengajar di universitas tempatnya kuliah, Universitas Gajah Mada (UGM). Bahkan Boediono ketika masih aktif di pemerintahan, menyempatkan diri diri menjadi dosen di UGM.

Wapres senantiasa mengagendakan dialog dengan pelajar dalam jadwal kunjungan kerjanya ke sejumlah daerah. Dalam pertemuan itu, Boediono seringkali mengatakan bahwa jabatan Wapres yang diembannya dianggap sebagai garis tangannya.

Dalam kesempatan di hadapan ratusan pelajar di Kota Dewata tersebut, Wapres kembali memberikan ceramah mengenai pentingnya pendidikan dalam membangun karakter bangsa.

“Pendidikan bukan hanya menciptakan bangsa yang mempunya kemampuan dan kontribusi pada negara, tapi juga menciptakan pemimpin masa depan,” kata mantan Gubernur Bank Indonesia ini.

Penciptaan generasi pemimpin masa depan itu dibutuhkan terutama untuk melanjutkan estafet kepemimpinan di Indonesia. Sebab, pemimpin yang ada saat ini tidak mungkin terus memegang tampuk kepemimpinan.

“Prinsipnya calon pemimpin itu harus mampu dari aspek kemampuan dan keterampilan,” kata dia seraya menambahkan pendidikan internet seharusnya masuk dalam kurikulum pendidikan dan bukan hanya praktik laboratorium. (wm)
• VIVAnews

Hi, there..