Monday February 6th 2012

Reseller atau Affilate ?

Kiatjitu

Sering kawan-kawan bertanya : “Reseller atau Affilate sih yang perlu dijalankan!? Ada yang mengatakan lebih baik reseller, namun tidak sedikit yang mengatakan Affiliate. Jadi bingung..

Bagus kalau masih bingung, karena artinya mikir. Khawatir kalau tidak bingung, karena artinya tidak mikir, he..he. Baik, kita mulai dengan pengalaman mengikuti program-program ini.

Reseller atau Affiliate sama-sama menjualkan barang/ produk orang lain. Atas kerja kita, si empunya produk akan memberikan komisi atas hasil penjualan yang kita lakukan. Misalnya : setiap penjualan kita akan mendapatkan komisi 25%, 40% atau 50% sesuai dengan yang diatur oleh yang punya produk. Kalau begitu sama saja antara reseller dengan affilate! Tunggu dulu, sabar..

Dari pengalaman, untuk program reseller dari produk-produk (lokal) yang ditawarkan, kita harus beli produk dulu. Kalau tidak maka kita tidak akan punya website replika yaitu website yang mirip seperti yang dimiliki oleh pemilik barang, namun punya “nama” atau “identitikasi sendiri”. Contoh : website si penjual misalnya http://www.penjual_roti.com  maka replikanya bisa seperti ini : http://www.penjual_roti.com/?id=nama_anda. Jadi perkerjaan yang harus kita lakukan adalah  mempromosikan website replika kita. Kalau ada pembeli melalui website kita maka kita akan mendapat komisi sekian persen dan kita dapat uang. Untuk mengontrol website replika, kiata akan mendapatkan “Control Panel”  Agar anda mendapat gambaran tentang website replika. Anda bis coba di admin area atau member area dengan memasukkan username dan password yang diinfokan. Langsung saja klik di sini : DEMO

Selanjutnya saya akan membahas tentang program Affiliate. Sama seperti reseller, kita menjualkan barang orang lain. Anda juga akan mendapat komisi. Jenis barang bermacam-macam bisa milih sendiri produk apa yang akan anda jualkan. Untuk menjadi affiliate kita harus mendaftar ke “perusahaan” yang bisa disamakan dengan sebuah mall atau istilah resminya vendor. Ada beberapa “mall”, misalnya ClickBank, Plimus, e-junkie. Setelah terdaftar sebagai affiliate, anda dapat mencari produk-produk apa saja yang ada yang akan direncanakan untuk anda dijualkan. Langkah selanjutnya, anda akan direferensikan oleh “mall” kepada si empunya produk. Anda tinggal menunggu, biasanya s/d 1-2 hari dan bisa juga lebih cepat. Konfirmasi/ info akan dikirimkan kepada anda oleh “mall”, apakah si empunya produk setuju anda menjualkan produknya. Kalau permintaan anda disetujui, maka anda mendapatkan link website untuk anda promosikan. Tehnik dan cara promosi dapat anda pilih sendiri (hal ini akan saya bahas tersendiri).

Contoh affilate yang saya ikuti :

e-junkie1 e-junkie2

clickBank1 clickBank2

Oh ya, tidak seperti pada reseller, anda tidak perlu membeli produk terlebih dahulu, malah biasanya anda (termasuk calon pembeli) bisa mencoba produk (trial) selama 30 hari. Anda tidak mempunyai Control Panel seperti pada reseller. Anda hanya bisa mengecek di “mall” tentang perkembangan/ hasil penjualan anda. Reseller atau Affiliate, kedua-duanya harus melakukan promosi, sekali lagi : promosi.

Mudah-mudahan bermanfaat. (Fardhon)

Hi, there..