Friday February 10th 2012

Hidayat: RI Harus Buka Mulut Hentikan Israel

SiapaBilang-March 20 2010

Sekarang ini tak hanya PBB yang mengutuk, negara Barat pun ikut mengecam.

VIVAnews – Ketua MPR Hidayat Nur Wahid mendesak pemerintah Indonesia bersuara seperti halnya negara-negara lain untuk  menghentikan aksi penindasan Israel terhadap Palestina. Tak cuma PBB, Prancis, Inggris, dan Brazil mengutuk ulah Israel.

Israel dianggap melanggar Konvensi Jenewa dengan membangun pemukiman Yahudi di atas tanah Palestina.

“PBB mengutuk dan negara Barat juga mengutuk itu. Saya kira Indonesia harus bersuara untuk menghentikan perilaku Isreal yang bertentangan dengan Konvensi Jenewa itu,” kata mantan Presiden Partai Keadilan (sebelum berubah jadi PKS) itu di sela aksi Solidaritas Bagi Rakyat Palestina di Monas, Jakarta, Sabtu 20 Maret 2010.
PKS, kata Hidayat, sebagai wakil Indonesia berkomitmen membela kemerdekaan Palestina dan menolak penjajahan Israel dengan damai. “Tidak perlu dengan ekstrimisme dan terorisme,” kata dia.

Hidayat juga menuturkan kader dan simpatisan PKS akan mengumpulkan dana untuk disalurkan ke lembaga resmi untuk membantu Palestina. “Sebab yang terjadi sekarang ini Israel membuat terowongan di bawah masjid Al Aqso dan dindingnya menjadi retak. Bahkan beberapa sekolah yang dimiliki orang Islam disabot oleh Israel. Kawasan sekitar Gaza juga sudah diratakan Israel,” kata dia.

Hidayat juga menjelaskan, dalam prtemuan di Doha yang dihadiri seluruh tokoh agama di dunia, data yang dibawa oleh zionisme Israel adalah tanah Kristiani yang diserobot oleh Israel yang luasnya tidak kalah sama besarnya dengan tanah yang diserobot dari umat Islam. “Teryata jumlah gereja yang diruntuhkan hampir sama dengan masjid yang dihancurkan,” kata dia.

Jadi masalah ini, kata dia, bukan hanya antara umat Islam yang dijajah oleh zionisme tapi juga penjajahan kepentingan Kristiani yang ada di Jerusalem.

“Makanya kehadiran Sabam Sirait (politisi PDI Perjuangan) dari kalangan Kristiani untuk menyuarakan bahwa maslah Palestina bukan hanya masalah umat Islam tapi umat Kristiani seluruhnya, bahkan seluruh dunia,” kata dia.
• VIVAnews

Hi, there..