Friday September 10th 2010

JK: Reshuffle Susah, Tidak Juga Susah

SiapaBilang — Selasa, 9 Maret 2010
Ismoko Widjaya, Suryanta Bakti Susila

VIVAnews - Bagaimana nasib menteri-menteri yang berasal dari partai koalisi Demokrat dan SBY-Boediono, pasca-keputusan DPR soal rekomendasi Panitia Khusus (Pansus) Angket Century? Apakah akan terkena reshuffle atau perombakan kabinet?
Reshuffle susah, tidak reshuffle juga susah,” kata mantan Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla (JK) sebelum peluncuran buku ‘Membangun Daerah, Membangun Republik’ di Hotel Four Seasons, Jakarta Selatan, Selasa 9 Maret 2010.

Menurut JK, kondisi politik yang saat ini dihadapi pemerintah berbeda dengan masa lampau. Jadi, tidak mudah untuk membina hubungan politik antara partai koalisi pemerintah dengan yang lainnya di masa sekarang ini.

“Namun, bagaimanapun terkait reshuffle biarkan presiden yang memutuskan yang terbaik,” ujar mantan Wakil Presiden ini.

Mengapa Presiden SBY sulit melakukan reshuffle? “Biarkan presiden yang memutuskan yang terbaik,” ujar politisi yang kini menjadi Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) ini.

Seperti diketahui, partai koalisi Demokrat dan pemerintah seperti PKS, PPP, dan Golkar memilih keputusan yang berbeda atas Angket Century.

Sementara, sejumlah menteri yang berasal dari ketiga partai itu hingga saat ini masih berada di jajaran Kabinet Indonesia Bersatu jilid II.

ismoko.widjaya@vivanews.com

• VIVAnews

Hi, there..