SiapaBilang-Feb 26 2010
Harga minyak naik setelah adanya sinyal mengenai kenaikan permintaan minyak global.
VIVAnews – Harga minyak menguat mendekati US$ 79 per barel di Asia, Jumat 26 Februari 2010, di tengah beragam sinyal mengenai permintaan minyak global.
Harga minyak mentah light sweet untuk stok April naik 39 sen menjadi US$ 78,56 per barel siang hari ini dalam perdagangan elektronik di New York Mercantile Exchange.
Kemarin, harga minyak anjlok US$ 1,83 ke posisi US$ 78,17 per barel.
Sedangkan harga minyak Brent hari ini turun 37 sen menjadi US$ 76,66 per barel di bursa London.
Selama enam bulan terakhir, harga minyak berada di kisaran US$ 70 dan US$ 80 karena investor merenungkan meningkatnya permintaan minyak mentah di negara-negara berkembang, seperti China, yang didului oleh merosotnya konsumsi minyak mentah di negara-negara berkembang.
Bahkan musim dingin di Amerika Serikat gagal mendongkrak permintaan minyak heating. “Tidak adanya pengurangan stok minyak heating masih mencemaskan,” tulis Barclays Capital dalam laporannya. “Stok minyak masih tinggi. Kami tetap mengharapkan pertumbuhan permintaan dari China untuk 2010,” lanjutnya.
Kenaikan harga minyak mentah juga didorong oleh melemahnya nilai tukar dolar AS karena harga komoditas berbasis dolar seperti minyak menjadi lebih murah bagi investor pemegang mata uang lain bila dolar melemah. Nilai tukar dolar terhadap euro naik menjadi US$ 1,3585 hari ini, dari US$ 1,3547 kemarin. (AP)
hadi.suprapto@vivanews.com
• VIVAnews










