Saturday February 11th 2012

Kemenko Kesra serahkan bantuan satu set Gamelan

SiapaBilang — Jakarta (15/1) : Kementerian Koordinator Bidang Kesra menghibahkan berupa satu Set Gamelan laras Sendro kepada Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung. Acara serah terima Gamelan disampaikan oleh Menko Kesra diwakili oleh Deputi Menko Kesra Bidang Pendidikan, Agama dan Aparatur Negara, Prof. Dr. Fuad Abdul Hamied, MA kepada Rektor UPI.

Serah terima tersebut diterima langsung Rektor UPI, Prof.Dr.H. Sunaryo Kartadinata, M.Pd di ruang Dancing Lab. FPBS gedung A Lantai III di kampus UPI, Jl Dr. Setiabudi, Bandung. Sebagai tanda resmi penerimaan Gamelan
tersebut, Rektor UPI memukul gongdan sekaligus sebagai tanda bahwa gamelan tersebut dapat berbunyi dan dapat dimanfaatkan, bukan hanya sebagai pajangan.

Dalam kesempatan tersebut selanjutnya Rektor UPI menyerahkan Gamelan yang diberi nama “Ki Raden Pamanah Rasa” diserahkan kepada Dekan Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni, Prof. Dr. Nenden Sri Lengkanawati, M.Pd. Dalam sambutan penyerahan gamelan tersebut, Deputi Menko Kesra mengatakan bahwa ini merupakan salah satu kepedulian Kemenko Kesra, setelah melihat dari dekat kegiatan Juruan Seni Tari FPBS UPI yang terhambat gara gara tidak mempunyai gamelan. Setiap mengadakan latihan harus meminjam ke jurusan Seni Musik

Kemenko Kesra mempunyai tugas diantaranya mengkoordinasikan bidang pendidikan. Pendidikan seni tari ini amat luas, bukan saja persoalan pendidikan formal seperti biasa tetapi didalamnya ada unsur pembinaan
budaya , sehingga ini amat penting. Karena itu bantuan ini mudah mudahan  sesuatu yang bermanfaat lebih baik mahasiswa jurusan pendidikan seni tari bisa berkiprah dengan sepenuhnya, tidak harus menunggu kapan gamelan bisa dipakai di jurusan pendidikan seni musik., demikian lanjutnnya.

Prof. Fuad mengharapkan bantuan ini harus dapat dimanfaatkan sejauh mungkin dan sedapat mungkin tidak hanya untuk kepentingan intern melainkan kepentingan UPI secara keseluruhan dan kepentingan pembinaan seni tari  khususnya di Jawa Barat ini.

Bantuan dari Kemenko Kesra ini sebagai  penanda bahwa kantor Kemenko Kesra mempunyai kepedulian yang amat beraneka, salah satunya adalah mendidikan yang amat spesifik seperti seni tari ini. Bantuan ini tidak harus dilihat dari jumlah bantuannya, tetapi substansi dan kemungkinan esensi serta keuntungan kemungkinan yang didapat oleh para mahasiswa, khusus pendidikan seni tari.

Dalam kesempatan tersebut, Rektor UPI menegaskan  bantuan Gamelan ini adalah suatu bentuk kepedulian yang sangat luar biasa pada UPI  Persis awal 2009  menerima semacam keluhan bahwa terjadi kesulitandalam proses latihan seni tari, karena tidak ada gamelan.T.K. kepada Menko Kesra yang telah memberikan perhatian khusus dan memberikan kontribusi yang signifikan bagi pendidikan seni tari yang sekaligus gamelan  merupakan kebutuhan yang mendasar. Saya pikir sulit dan tidak mungkin pelatihan seni tari dilakukan tanpa gamelan. Jadi Gamelan merupakan satu hal yang amat mendasar, lanjut Rektor UPI.

Harapan Rektor UPI dengan diperolehnya bantuan dapat menjadikan proses pendidikan seni tari menjadi satu bahagian  yang dapat membesar dan selama ini memang telah turut membesarkan nama dan membangun jurusan pendidikan seni tari.  Seni ini dapat diposisikan sebagai produk dan proses. Seni sebagai produk bisa menampilkan hasil hasil karya yang layak dan baik. Sebagai proses sebagai upaya yang membangun karakter, membangun Kepribadian, membangun budaya, membina budaya dan memelihara budaya itu sendiri dan secara luas membangun masyarakat dan membangun bangsa ini.

Dalam kesempatan tersebut Gamelan dimainkan oleh para wiyaga untuk mengiringi Tari Topeng yang dibawakan oleh Ketua Jurusan Pendidikan Seni Tari, FPBS UPI.

Sumber : Menko Kesra.go.id

Hi, there..